Tips Mengatur Kosumsi Makanan Ibu Menyusui agar Nutrisi Tetap Terjaga

makanan ibu menyusui

Menyusui merupakan pengalaman yang luar biasa dan tidak akan terlupakan bagi seorang Ibu. Meskipun ada banyak hambatan yang akan ditemukan saat menyusui, namun tak serta merta menjadi beban bagi Ibu. Sebab, menyusui merupakan momen emosional bagi Ibu dan anak yang harus dinikmati demi membangun kedekatan atau ikatan batin antara anak dan Ibu. Demi kelancaran proses menyusui, selain dukungan dari orang-orang terdekat, seorang Ibu perlu mengatur pola makan dan makanan apa saja yang dikonsumsinya. Mulai dari takaran asupannya hingga memperhatikan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh.

Perempuan umumnya membutuhkan 450-500 kalori tambahan per hari pada saat masa menyusui. Sedangkan, jenis nutrisi yang wajib dikonsumsi Ibu menyusui adalah kalsium, zat besi, vitamin A, vitamin D, dan vitamin K yang sangat bermanfaat bagi Ibu dan bayi. Mengatur variasi makanan Ibu menyusui juga penting untuk mengenalkan bayi pada rasa yang berbeda. Hal ini terbukti mempermudah bayi saat memasuki periode MPASI.

Tips Mengatur Konsumsi Makanan Ibu Menyusui

Demi memenuhi kebutuhan kalori dan nutrisi semasa menyusui, berikut ini kami berikan tips mengatur konsumsi makanan Ibu menyusui.

  • Sayuran

Tidak hanya untuk Ibu menyusui, sayuran memang penting dikonsumsi setiap orang karena manfaatnya yang luar biasa untuk menangkal radikal bebas. Untuk makanan Ibu menyusui, sayuran harus dikonsumsi paling tidak 3 cangkir per hari. Sedangkan, bagi yang program ASI bersamaan dnegan pemberiaan susu formula, disarankan untuk mengkonsumsi sayuran sebanyak 2,5 cangkir per hari. Jenis sayuran yang paling direkomendasikan adalah kale, wortel, ubi jalar, labu, tomat, bayam, dan sawi. Beberapa sayuran juga ada yang berfungsi sebagai makanan pelancar ASI.

  • Buah-buahan

Pasca kehamilan, banyak Ibu yang mengalami keluhan sembelit. Buah-buahan merupakan salah satu sumber nutrisi yang paling baik untuk merigankan sembelit yang dialami Ibu setelah melahirkan. Usahakan, agar Anda mengkonsumsi dua cangkir buah per hari yang mencakup jenis buah berbeda, seperti pisang, melon, pepaya, plum, apricot, mangga, dan sebagainya.

  • Protein
Baca Juga :  Cara Membuat Squishy Mudah di Rumah

Idealnya, tubuh Ibu yang sedang menyusui membutuhkan tambahan protein 65 gram per hari. Banyak ahli gizi yang merekomendasikan protein hewani, seperti daging sapi tanpa lemak, tiram, kepiting, salmon, sarden, hingga kerang. Makanan laut yang disebutkan ini juga megandung omega-3 yang sangat baik utnuk perkembangan otak si kecil. Namun, saat memakan seafood perhatikan kembali apakah ada alergi pada Ibu. Hindari juga seafood yang tinggi merkuri.

  • Biji-bijian

Bij-bijian memberikan nutrisi yang sangat penting untuk Ibu dan kecerdasan otak anak. Ibu sebaiknya memakan kurang lebih 8 ons biji-bijian per hari jika ASI eksklusif dan 6 ons per hari jika dikombinasikan dengan susu formula. Jenis biji-bijian yang sangat dianurkan untuk dikonsumsi semasa menyusui adalah quinoa yang juga akan kandungan protein dan gandum utuh.

  • Susu

Pada masa kehamilan dan menyusui, kalsium tulang Ibu sudah pasti terkuras. Inilah yang menyebabkan banyak perempuan beresiko osteoporosis. Jika tidak mendapatkan kalsium dan vitamin D yang cukup, maka keadaannya bisa parah saat hari tua. Karenanya, produk susu rendah lemak sangat baik untuk dikonsumsi.

  • Suplemen

Suplemen tentu saja bisa dikonsumsi Ibu menyusui selama masih dalam batas kewajaran. Namun, sebaiknya mendapatkan rekomendasi dokter.

Tips di atas juga bisa membuat jalan keluarnya ASI menjadi lebih lancar.

Related Post